Jamaluddin Feeli

NABI ISA AKAN DATANG

In Uncategorized on 27 Oktober 2009 at 06:33

HADITS-HADITS TENTANG KEDATANGAN NABI
SESUDAH RASUL SUCI MUHAMMAD SAW

اَنَّ لَهُ مُرْضِعًا فىِ الْجَنَّةِ وَلَوْعَاشَ لَكَانَ صِدِّيْقًا نَبِيًا. ( تاريخ ابن عساكر, جلد  ص )

Artinya:
Diriwayatkan oleh Ibnu Abbas, berkatalah ia: Tatkala wafat putra Rasulullah saw. yang bernama Ibrahim, anak dari istri nabi yang bernama Mariah Qibtiyyah, beliau sembahyangkan jenazahnya dan berkata: “Sesungguhnya di sorga ada pengasuhnya dan sekiranya usianya panjang, tentu ia (Ibrahim) akan menjadi seorang nabi yang benar”.

Peristiwa wafat Ibrahim tersebut terjadi pada tahun kesembilan Hijrah, sedangkan ayat khataman nabiyyin turunnya pada tahun lima Hidjrah. Jadi ucapan beliau itu, beliau berikan empat tahun sesudah beliau menerima ayat khataman nabiyyin. Jadi sekiranya ayat khataman nabiyyin itu berarti kesudahan nabi,maka seharusnya beliau saw. berkata: sekiranya usianya panjang sekalipun, ia tidak akan bisa menjadi nabi, karena aku penghabisan nabi. Jadi jelas, bahwa Nabi saw. yang menerima wahyu tersebut tidak mengartikan khatam dengan kesudahan atau penghabisan.

Sabda Rasulullah saw. itu dapat diberi kesimpulan sebagai berikut :

1. Nabi bisa datang sesudah beliau,
2. Putra beliau tidak menjadi nabi karena wafat dalam usia kecil
3. Anak beliau Ibrahim pasti akan menjadi nabi, jika usianya panjang.
4. Kemungkinan ada nabi tidak hanya lama sesudah wafat beliau, tetapi di masa yang sangat berdekatan dengan masa beliau.

Dalam hadits Nawas bin Sam’an yang menceriterakan dengan panjang lebar tentang kedatangan Nabi Isa yang dijanjikan akan datang di akhir zaman, terdapat 4 (empat) kali perkataan Nabi :

وَيُحْصَرُ نَبِيُّ الله ِعِيْسى وَاَصْحَابُهُ. (مشكوة)

(Nanti Nabi Isa dengan sahabat-sahabatnya akan dikepung)

فَيَرْغَبُ نَبِيُّ اللهِ عِيْسى وَاَصْحَابُهُ. (مشكوة)

(Nanti Nabi Allah Isa akan memanjatkan do’a kepada Allah)

ثُمَّ يَهْبِطُ نَبِيُّ اللهِ عِيْسى وَاَصْحَابُهُ. (مشكوة)

(Kemudian turunlah Nabi Allah Isa dan sahabat-sahabatnya)

فَيَرْغَبُ نَبِيُّ اللهِ عِيْس وَاَصْحَابُهُ. (مشكوة)

(Maka berdo’alah Nabi Allah Isa dan sahabat-sahabatnya)
(Muslim, Misykat, halaman 474)

Dalam hadits Muslim tersebut, empat kali Rasulullah saw. menggunakan perkataan nabi terhadap Isa yang telah dijanjikan kedatangannya oleh beliau saw. sendiri di akhir zaman, sebelum hari kiamat. Maksudnya jelas Nabi saw. sendiri berpendirian, bahwa beliau bukanlah nabi yang penghabisan, karena Nabi Isa yang akan datang di akhir zaman, beliau saw katakan nabi juga.

اَبُوْبَكْرٍ اَفْضَلُ هذِهِ اْلاُمَّةِ اِلاَّ اَنْ يَكُوْنَ نَبِيٌ. (كنوزالحقائق فى حديث خيرالخلائق )

Artinya :
“Abu Bakar adalah orang yang lebih afdhal(mulia) dari antara ummat ini, kecuali apabila dari ummat ada yang berpangkat nabi”.

Maksudnya terang, Abu Bakar yang berpangkat shiddiq itu adalah yang termulia di antara seluruh ummat Islam dan jika ada yang melebihi beliau, maka hanya seorang Islam yang berpangkat nabi. Sebab pangkat nabi itu lebih tinggi dari pangkat shiddiq.

Sumber:
Buku Kami Orang Islam

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: